JOB SHEET
NAMA
KETRAMPILAN : Pengambilan
Darah Vena
UNIT : KDPK
WAKTU : 4 jam
OBJEKTIF
PERILAKU SISWA :
1.
Mahasiswa dapat menyiapkan
bahan, alat dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk Pengambilan darah vena dengan
tepat dan benar.
2.
Mahasiswa mampu melakukan pengambilan
darah vena secara tepat dan berurutan sesuai prosedur
PROSEDUR PELAKSANAAN :
1. Bahan
- Phantom tangan
- Larutan clorin 0,5% dalam
baskom
- Kapas alkohol dalam kom tertutup
- Kain kassa
steril 2x 2 cm dalam kom
2.
Alat
-Sepuit 3 cc
- Bak instrumen
-Perlak /pengalas
-Sarung tangan pemeriksaan
-Bengkok
-Karet pembendung vena
3. Perlengkapan
-Plester
bedah
-Gunting
- Trolly
- Botol berisi heparin tertutup berlabel
- Alat tulis
- Tempat sampah
- Sabun cuci tangan
- Handuk
- Tempat benda tajam / jarum
bekas
ALAT BANTU : OHT,Flip Chart, White board
REVERENSI :
-Saifudi
Abdul Bari, Buku Acuan Nasional Pelayanan
Kesehatan Maternal dan Neonatal,JNPKKR-POGI,YBP,Jakarta,2001.
- Saifudi
Abdul Bari,Buku Panduan Prakis Pelayanan
Kesehatan Maternal dan Neonatal,JNPKKR-POGI,YBP,Jakarta,2002.
-Tim Departemen Kesehatan ,Tehnik Perawatan Dasar PT Granesia,Jakarta 1986
- Pedoman
Perawatan Ruangan 2,Perasat- perasat Perawat Lanjutan, Rumah Sakit PGI
”Tjikini”,Jakarta 1987
- Varney Helen ,Varney ’s midwifery , Thrid Edition
,Boston Jones and Bartelt Pblisher, Boston
1998
-Linda
Tietdjen, Panduan Pencegahan Infeksi untuk
Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dengan Sumberdaya Terbatas, BPSPJakarta, 2004
METODE : Demonsrasi
I.
Persiapan
-
Mengucapkan salam
-
Menyampaikan materi yang akan
dicapai
II.
Penyajian ketrampilan
PELAKSANAAN
|
NO
|
LANGKAH
|
KEY POINT
|
|
1.
|
Memberikan informed consent sebelum melakukan
tindakan
|
Jelaskan prosedur tindakan
|
|
2.
|
Mencuci tangan dengan sabun di bawah air
mengalir,dan keringkan dengan handuk bersih
![]() |
Lakukan
langkah-langkah sesuai prosedur
|
|
3.
|
Menyiapkan bahan dan peralatan yang akan digunakan
![]() |
Susun
alat tersebut secara berurutan
dan
ergonomis sesuai dengan tahapan
pemakaian
|
|
4.
|
Memakai sarung tangan pemeriksaan
![]() |
Pastikan
terpasang dengan benar sehingga nyaman digunakan
|
|
5.
|
Mengatur posisi pasien bebaskan daerah yang akan
disuntik dari pakaian
![]() |
Sedapat mungkin daerah yang akan
disuntik tidak terhalangi
|
|
6.
|
Memasang perlak dan pengalas dibawah daerah yang
akan ditusuk
![]() |
Pastikan perlak terpasang dengan
benar dan tepat
|
|
7.
|
Memasang karet pembendung diatas daerah yang akan
ditusuk, untuk dibagian lengan pasien
dianjurkan untuk mengepalkan tangan
![]() |
Pastikan vena dapat terlihat
|
|
8.
|
Medesinfeksi dengan kapas alkohol pada daerah vena
yang akan ditusuk, buang kapas kedalam bengkok
![]() |
Jangan
menyentuh daerah tersebut setelah didesinfeksi
|
|
9.
|
Menegangkan kulit diatas vena pasien denagan tangan
kiri kemudian masukkan jarum kedalam
vena dengan lobang jarum menghadap keatas sejajar vena
![]() |
Jangan
mencoba untu menusukan jarum jika vena kurang jelas terlihat/ teraba
|
|
10.
|
Menarik penghisap sedikit/aspirasi untuk memeriksa
apakah jarum telah masuk kevena, yang ditandai dengan terdapatnya darah pada
ujung tabung spuit
![]() |
Jika
terjadi infiltrate cabut jarum untuk
dipindahkan kevena lain
|
|
11.
|
Menganjurkan
pasien membuka kepalannya sambil membuka karet pembendung, kemudian secara
perlahan- lahan menghisap darah sesuai yang dibutuhkan
![]() |
Perhatikan
jumlah darah yang diambil dengan melihat
skala pada spuit
|
|
12.
|
Menutup daerah bekas pemasangan jarum dengan kassa
tekan sampai perdarahan berhenti
![]() |
Perhatikan
tidak ada darah yang tercecer
|
|
13.
|
Menutup jarum dan melepaskan jarum dari spuit
kemudian dimasukan kedalam dalam bengkok
![]() |
Lakukan
pentupan dengn one hand
|
|
14.
|
Memindahkan darah kedalam botol dengan posisi botol
agak dimiringkan
![]() |
Lakukan
secara perlahan hindari timbulnya gelembung udara
|
|
15.
|
Memeriksa bekas daerah tusukan, jika perdarahan
telah berhenti fiksasi dengan plester
![]() |
Periksa
dengan teliti
|
|
16.
|
Memisahkan antara penghisap dan spuit dan
memasukannya dalam kom klorin
![]() |
|
|
17.
|
Memberi identitas pada tabung/ botol
![]() |
Tulis
dengan benar identitas pasien tanggal dan waktu pengambialan
|
|
18.
|
Membereskan pasien dan alat
![]() |
Pastikan
seluruh alat terendam dalam larutan klorin0,5%
|
|
19.
|
Mencuci tangan setelah melakukan tindakan
![]() |
Perhatikan
cucitangan yang efektif
|
|
20.
|
Mendokumentasikan tindakan yang sudah dilakukan
![]() |
Tulis
secara lengkap dan jelas tindakan yang dilaukan
|
III Penerapan
v
Mahasiwa dibagi dalam 5 Kelompok,
masing-masing mahasiswa terdiri dari
5 orang
v
Demonstrasi pertama dilakukan oleh
instruktur
v Mahasiswa diharuskan untuk mendemonstrasikan secara
kelompokdan diperhatikan oleh pembimbing dan instruktur sampai memenuhi
kriteria yang ada
v Setelah didemonstrasikan secara kelompok, mahasiswa
diharuskan mendemonstrasikan secara perorangan dengan diperhatikan teman satu
kelompoknya sampai memperoleh kriteria yang ada
IV Penilaian
Akan dilakukan penilaian pada mahasiswa secara
objektif dengan menggunakan ceklis sehingga kompetensi mahasiswa benar-benar
diketahui

LESSON PLAN KETRAMPILAN
PENGAMBILAN DARAH VENA

DAFTAR TILIK
PENGAMBILAN DARAH VENA
Nama Ketrampilan :
Tanggal Penilaian :
Nama Mahasiswa :
Nama Penilai :
Petunjuk
Nilai setiap langkah yang sudah diamati menggunakan
skala sebagai berikut:
Berilah tanda (Ö) pada kolom skala penilaian jika
langkah langkah tersebut dilaksanakan dan tanda (x) jika tidak dilaksanakan sesuai prosedur
|
DAFTAR TILIK PENAGMBILAN DARAH VENA
|
|||
|
NO
|
LANGKAH/
TUGAS
|
SKALA
NILAI
|
|
|
YA
|
TIDAK
|
||
|
|
Informed consent diberikan sebelum melakukan tindakan
|
|
|
|
|
Tangan dicuci dengan sabun di bawah air
mengalir,dan keringkan dengan handuk bersih
|
|
|
|
|
Bahan dan peralatan yang akan digunakan disiapkan
|
|
|
|
|
Sarung tangan pemeriksaan dipakai
|
|
|
|
|
Posisi pasien diatur bebaskan daerah yang akan
ditusuk dari pakaian
|
|
|
|
|
Perlak / pengalas dipasangakan dibawah daerah yang
akan ditusuk
|
|
|
|
|
Karet pembendung dipasang diatas daerah yang akan disuntik,
untuk dibagian lengan pasien
dianjurkan untuk mengepalkan tanagan
|
|
|
|
|
Daerah vena yang akan ditusuk didensifeksi dengan
kapas, buang kapas kedalam bengkok
|
|
|
|
|
Kulit diatas vena pasien ditegangkan denagan tangan
kiri kemudian jarum dimasukan kedalam vena dengan lobang jarum menghadap
keatas sejajar vena
|
|
|
|
|
Penghisap ditarik sedikit sedikit/diaspirasi untuk
memeriksa apakah jarum telah masuk kevena,yang ditandai dengan terdapatnya
darah pada ujung tabung spuit
|
|
|
|
|
Pasien dianjurkan membuka kepalannya sambil membuka
karet pembendung, kemudian secara perlahan- lahan menghisap darah sesuai yang
dibutuhkan
|
|
|
|
|
Daerah bekas pemasangan jarum ditutup dengan kassa
dan ditekan sampai perdarahan berhenti
|
|
|
|
|
Jarum ditutup dan melepaskan dari spuit kemudian
dimasukan kedalam dalam bengkok
|
|
|
|
|
Darah dipindahkan kedalam botol dengan posisi botol agak
dimiringkan
|
|
|
|
|
Bekas daerah tusuan, diperiksa jika perdarahan
telah berhenti fiksasi dengan plester
|
|
|
|
|
Jarum
penghisap dan spuit dipisahkan dan memasukannya dalam kom klorin
|
|
|
|
|
Tabung/ botol diberi identitas
|
|
|
|
|
Pasien dan alat dibereskan
|
|
|
|
|
Tangan dicuci setelah melakukan tindakan
|
|
|
|
|
Tindakan yang sudah dilakukan pendokumentasian
|
|
|




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar