Senin, 12 Desember 2016

JOB SHEET PENGAMBILAN DARAH INTRAVENA



JOB SHEET

NAMA KETRAMPILAN                 : Pengambilan Darah Vena
UNIT                                                     : KDPK
WAKTU                                                     : 4 jam
OBJEKTIF PERILAKU SISWA    :
1.      Mahasiswa dapat menyiapkan bahan, alat dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk Pengambilan darah vena dengan tepat dan benar.
2.      Mahasiswa mampu melakukan pengambilan darah vena secara tepat dan berurutan sesuai prosedur

PROSEDUR PELAKSANAAN        :
1.    Bahan
- Phantom tangan
- Larutan clorin 0,5% dalam baskom
- Kapas  alkohol dalam kom tertutup
  - Kain kassa steril 2x 2 cm dalam kom
2.    Alat
-Sepuit 3 cc
- Bak instrumen
-Perlak /pengalas
-Sarung tangan  pemeriksaan
-Bengkok
-Karet pembendung vena
3.    Perlengkapan
  -Plester bedah
  -Gunting
- Trolly
- Botol berisi heparin tertutup berlabel
- Alat tulis
- Tempat sampah
- Sabun cuci tangan
- Handuk
- Tempat benda tajam / jarum bekas

ALAT BANTU                                       : OHT,Flip Chart, White board

REVERENSI                                     :
-Saifudi Abdul Bari, Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan   Neonatal,JNPKKR-POGI,YBP,Jakarta,2001.
- Saifudi Abdul Bari,Buku Panduan Prakis Pelayanan Kesehatan Maternal dan   Neonatal,JNPKKR-POGI,YBP,Jakarta,2002.
-Tim Departemen Kesehatan ,Tehnik Perawatan Dasar PT Granesia,Jakarta 1986
- Pedoman Perawatan Ruangan 2,Perasat- perasat Perawat Lanjutan, Rumah Sakit PGI ”Tjikini”,Jakarta 1987
-  Varney Helen ,Varney ’s midwifery , Thrid Edition ,Boston Jones and Bartelt Pblisher, Boston 1998
-Linda Tietdjen, Panduan Pencegahan Infeksi untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dengan Sumberdaya Terbatas, BPSPJakarta, 2004


METODE                                    : Demonsrasi
I.                   Persiapan
-          Mengucapkan salam
-          Menyampaikan materi yang akan dicapai

II.                Penyajian ketrampilan









PELAKSANAAN
NO
LANGKAH
KEY POINT
1.       
Memberikan informed consent sebelum melakukan tindakan




Jelaskan prosedur tindakan
2.       
Mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir,dan keringkan dengan handuk bersih





Lakukan langkah-langkah sesuai prosedur


3.       
Menyiapkan bahan dan peralatan yang akan digunakan


Susun alat tersebut secara berurutan
dan ergonomis sesuai dengan tahapan
pemakaian

4.       
Memakai sarung tangan pemeriksaan

Pastikan terpasang dengan benar sehingga nyaman digunakan
5.       
Mengatur posisi pasien bebaskan daerah yang akan disuntik dari pakaian
Sedapat mungkin daerah yang akan disuntik tidak terhalangi

6.       
Memasang perlak dan pengalas dibawah daerah yang akan ditusuk
Pastikan perlak terpasang dengan benar dan tepat
7.       
Memasang karet pembendung diatas daerah yang akan ditusuk, untuk  dibagian lengan pasien dianjurkan untuk mengepalkan tangan
Pastikan vena dapat terlihat
8.       


Medesinfeksi dengan kapas alkohol pada daerah vena yang akan ditusuk, buang kapas kedalam bengkok

Jangan menyentuh daerah tersebut setelah didesinfeksi

9.       
Menegangkan kulit diatas vena pasien denagan tangan kiri  kemudian masukkan jarum kedalam vena dengan lobang jarum menghadap keatas sejajar vena




Jangan mencoba untu menusukan jarum jika vena kurang jelas terlihat/ teraba
10.   
Menarik penghisap sedikit/aspirasi untuk memeriksa apakah jarum telah masuk kevena, yang ditandai dengan terdapatnya darah pada ujung tabung spuit





Jika terjadi infiltrate cabut jarum  untuk dipindahkan kevena lain
11.   
Menganjurkan pasien membuka kepalannya sambil membuka karet pembendung, kemudian secara perlahan- lahan menghisap darah sesuai yang dibutuhkan



Perhatikan jumlah darah  yang diambil dengan melihat skala pada spuit
12.   
Menutup daerah bekas pemasangan jarum dengan kassa tekan sampai perdarahan berhenti



Perhatikan tidak ada darah yang tercecer
13.   
Menutup jarum dan melepaskan jarum dari spuit kemudian dimasukan kedalam dalam bengkok
Lakukan pentupan dengn  one hand
14.   
Memindahkan darah kedalam botol dengan posisi botol agak dimiringkan




Lakukan secara perlahan hindari timbulnya gelembung udara
15.   
Memeriksa bekas daerah tusukan, jika perdarahan telah berhenti fiksasi dengan plester





Periksa dengan teliti
16.   
Memisahkan antara penghisap dan spuit dan memasukannya dalam kom  klorin

17.   
Memberi identitas pada tabung/ botol


Tulis dengan benar identitas pasien tanggal dan waktu pengambialan
18.   
Membereskan pasien dan alat



Pastikan seluruh alat terendam dalam larutan klorin0,5%

19.   
Mencuci tangan setelah melakukan tindakan



Perhatikan cucitangan yang efektif
20.   
Mendokumentasikan tindakan yang sudah dilakukan



Tulis secara lengkap dan jelas tindakan yang dilaukan



III        Penerapan
v  Mahasiwa dibagi dalam 5 Kelompok, masing-masing mahasiswa terdiri dari
      5 orang
v  Demonstrasi pertama dilakukan oleh instruktur
v  Mahasiswa diharuskan untuk mendemonstrasikan secara kelompokdan diperhatikan oleh pembimbing dan instruktur sampai memenuhi kriteria yang ada
v  Setelah didemonstrasikan secara kelompok, mahasiswa diharuskan mendemonstrasikan secara perorangan dengan diperhatikan teman satu kelompoknya sampai memperoleh kriteria yang ada
IV        Penilaian
      Akan dilakukan penilaian pada mahasiswa secara objektif dengan menggunakan ceklis sehingga kompetensi mahasiswa benar-benar diketahui











LESSON PLAN KETRAMPILAN
PENGAMBILAN DARAH VENA
DAFTAR TILIK
PENGAMBILAN DARAH VENA










Nama Ketrampilan                                      :
Tanggal Penilaian                                        :
Nama Mahasiswa                                         :
Nama Penilai                                                :

Petunjuk
Nilai setiap langkah yang sudah diamati menggunakan skala sebagai berikut:
Berilah tanda (Ö) pada kolom skala penilaian  jika  langkah langkah tersebut dilaksanakan dan tanda (x) jika tidak dilaksanakan sesuai prosedur
DAFTAR TILIK PENAGMBILAN DARAH VENA
NO
LANGKAH/ TUGAS
SKALA NILAI
YA
TIDAK
  1.  
Informed consent diberikan  sebelum melakukan tindakan


  1.  
Tangan dicuci dengan sabun di bawah air mengalir,dan keringkan dengan handuk bersih


  1.  
Bahan dan peralatan yang akan digunakan disiapkan


  1.  
Sarung tangan pemeriksaan dipakai


  1.  
Posisi pasien diatur bebaskan daerah yang akan ditusuk dari pakaian


  1.  
Perlak / pengalas dipasangakan dibawah daerah yang akan ditusuk


  1.  
Karet pembendung  dipasang diatas daerah yang akan disuntik, untuk  dibagian lengan pasien dianjurkan untuk mengepalkan tanagan


  1.  
Daerah vena yang akan ditusuk didensifeksi dengan kapas, buang kapas kedalam bengkok


  1.  
Kulit diatas vena pasien ditegangkan denagan tangan kiri  kemudian  jarum dimasukan  kedalam vena dengan lobang jarum menghadap keatas sejajar vena


  1.  
Penghisap ditarik sedikit sedikit/diaspirasi untuk memeriksa apakah jarum telah masuk kevena,yang ditandai dengan terdapatnya darah pada ujung tabung spuit


  1.  
Pasien dianjurkan membuka kepalannya sambil membuka karet pembendung, kemudian secara perlahan- lahan menghisap darah sesuai yang dibutuhkan


  1.  
Daerah bekas pemasangan jarum ditutup dengan kassa dan ditekan sampai perdarahan berhenti


  1.  
Jarum ditutup dan melepaskan dari spuit kemudian dimasukan kedalam dalam bengkok


  1.  
Darah dipindahkan  kedalam botol dengan posisi botol agak dimiringkan


  1.  
Bekas daerah tusuan, diperiksa jika perdarahan telah berhenti fiksasi dengan plester


  1.  
Jarum  penghisap dan spuit dipisahkan dan memasukannya dalam kom  klorin


  1.  
Tabung/ botol diberi identitas


  1.  
Pasien dan alat  dibereskan


  1.  
Tangan dicuci setelah melakukan tindakan


  1.  
Tindakan yang sudah dilakukan pendokumentasian









Tidak ada komentar:

Posting Komentar